PEMBENTUKAN KERANGKA KARBON DAN TRANSFORMASI GUGUS FUNGSI
A. PEMBENTUKAN KERANGKA KARBON
Pembentukan
kerangka karbon dimulai dengan molekul yang lebih kecil untuk merekonstruksi
kerangka yang ada. Konstruksi kerangka dari molekul yang lebih kecil hampir selalu
melibatkan pembentukan ikatan karbon-karbon. Reaksi pembentukan ikatan
karbon-karbon menunjukkan terjadinya pembentukan ikatan tunggal atau ikatan
rangkap antara dua atom karbon.
Salah
satu contoh reaksi pembentukan ikatan karbon-karbon yaitu penambahan nukleofil
karbon. Berbagai macam nukleofil karbon ditambahkan ke aldehida, dan reaksi
semacam itu sangat penting dalam kimia organik sintetik karena produknya
merupakan kombinasi dari dua kerangka karbon. Penambahan pereaksi Grignard ke
aldehida diikuti dengan pengasaman dalam asam berair akan menghasilkan alkohol.
Penambahan formaldehida menghasilkan alkohol primer. Penambahan aldehida selain
formaldehida menghasilkan alkohol sekunder.
Nukleofil
karbon lainnya adalah ion sianida, CN−, yang bereaksi dengan aldehida untuk
menghasilkan setelah pengasaman sianohidrin, senyawa yang mengandung gugus OH
dan CN pada atom karbon yang sama.
Reaksi
penting lainnya yaitu termasuk reaksi Knoevenagel, di mana nukleofil karbon
adalah ester dengan setidaknya satu hidrogen alpa. Dengan adanya basa kuat,
ester kehilangan hidrogen alpa untuk memberikan karbon
bermuatan negatif yang kemudian menambahkan karbon karbonil dari aldehida.
Pengasaman diikuti dengan hilangnya molekul air menghasilkan alpa, beta
Reaksi adisi lain yang melibatkan nukleofil karbon adalah reaksi Wittig, di mana aldehida bereaksi dengan fosforan (juga disebut fosfor ilida), untuk menghasilkan senyawa yang mengandung ikatan rangkap karbon-karbon. Hasil dari reaksi Wittig adalah penggantian oksigen karbonil dari aldehida oleh gugus karbon yang terikat pada fosfor.
B. TRANSFORMASI GUGUS FUNGSI
Dalam
kimia organik, gugus fungsi adalah kelompok atom atau ikatan tertentu dalam
suatu senyawa yang bertanggung jawab atas karakteristik senyawa suatu reaksi
kimia. Gugus fungsi yang sama akan berperilaku dengan cara yang sama, dengan
menjalani reaksi yang sama, terlepas dari senyawa yang menjadi bagiannya. Gugus
fungsi juga memainkan peran penting dalam tata nama senyawa organik;
menggabungkan nama gugus fungsi dengan nama alkana induk memberikan cara untuk
membedakan senyawa.
Atom-atom
dari suatu gugus fungsi dihubungkan bersama-sama dengan suatu senyawa dan
ikatan kovalen. Atom karbon pertama yang menempel pada gugus fungsi disebut
sebagai karbon alfa; yang kedua, karbon beta; yang ketiga, karbon gamma, dll.
Demikian pula, gugus fungsi dapat disebut sebagai primer, sekunder, atau
tersier, tergantung pada apakah ia terikat pada satu, dua, atau tiga atom
karbon.
Gugus
fungsi memainkan peran penting dalam mengarahkan dan mengendalikan reaksi
organik. Rantai alkil seringkali tidak reaktif, dan arah reaksi spesifik sulit;
rantai alkil tak jenuh dengan adanya gugus fungsi memungkinkan reaktivitas dan
spesifisitas yang lebih tinggi. Seringkali, senyawa difungsikan dengan kelompok
tertentu untuk reaksi kimia tertentu. Fungsionalisasi mengacu pada penambahan
gugus fungsi ke senyawa dengan sintesis kimia. Melalui metode sintesis rutin,
segala jenis senyawa organik dapat menempel pada permukaan. Dalam ilmu material,
fungsionalisasi digunakan untuk mencapai sifat permukaan yang diinginkan;
kelompok fungsional juga dapat digunakan untuk menghubungkan molekul fungsional
secara kovalen ke permukaan perangkat kimia.
Dalam
kimia organik, gugus fungsi yang paling umum adalah karbonil (C=O), alkohol
(-OH), asam karboksilat (CO2H), ester (CO2R), dan amina (NH2). Penting untuk
dapat mengenali gugus fungsi dan sifat fisik dan kimia yang dimiliki senyawa
tersebut.
PERMASALAHAN
1. Jelaskan bagaimana mekanisme transformasi gugus fungsi pada senyawa benzokaina!
2. Pada pembentukan kerangka karbon, ketika nukleofil karbon ditambahkan ke aldehida dengan penambahan pereaksi Grignard disertai pengasaman dalam asam berair akan menghasilkan alkohol. Namun, bagaimana hasilnya apabila menggunakan pereaksi yg berbeda? Apakah hasilnya akan tetap sama?


Komentar
Posting Komentar